
Badung, Juli 2026 — Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Dwijendra melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SD No. 1 Sibang Gede, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Kegiatan bertajuk “Pendampingan Perancangan Pembelajaran Interaktif Bermuatan Eco-literacy untuk Mewujudkan Kesadaran Mengelola Sampah Berbasis Sumber” ini diarahkan untuk memperkuat kompetensi guru sekaligus menumbuhkan kesadaran peserta didik dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya.
Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan, workshop penyusunan perangkat pembelajaran, pendampingan implementasi di kelas, serta edukasi dan penataan lingkungan sekolah. Guru diperkenalkan pada pembelajaran interaktif melalui model Station Rotation dengan mengoptimalkan pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) serta mengintegrasikan nilai-nilai eco-literacy ke dalam berbagai mata pelajaran.

Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru yang cukup signifikan, dengan skor rata-rata pretest meningkat dari 1,77 menjadi 3,54 pada posttest. Guru juga mampu merancang pembelajaran yang lebih kontekstual, partisipatif, dan berpusat pada peserta didik.
Selain penguatan kompetensi guru, kegiatan juga mendorong praktik langsung pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu oleh peserta didik. Berdasarkan testimoni guru dan orang tua, siswa mulai menunjukkan kebiasaan memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta membawa kepedulian terhadap lingkungan hingga ke rumah. Program turut menghasilkan dekorasi edukatif dan mading bertema eco-literacy sebagai media pembelajaran berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, Universitas Dwijendra terus mendorong kolaborasi antara dosen, guru, mahasiswa, dan sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif sekaligus membangun budaya sekolah yang peduli lingkungan secara berkelanjutan.