
Denpasar, 17 September 2026 – Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Dwijendra, memulai rangkaian Asesmen Lapangan (AL) Akreditasi Program Studi dengan agenda yang berlangsung dinamis, objektif, dan konstruktif. Asesmen Lapangan menghadirkan Bapak Prof. Dr. Dasim Budimansyah, M.Si. dan Ibu Dr. Rosalina Br. Ginting, M.Si., selaku Asesor. Kehadiran kedua asesor menjadi bagian penting dalam proses evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan pendidikan di Program Studi PPKn, baik dari aspek tata kelola, akademik, sumber daya manusia, mahasiswa, lulusan, maupun pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Rangkaian kegiatan hari pertama diawali dengan acara pembukaan Asesmen Lapangan oleh Rektor Universitas Dwijendra, Bapak Prof. Dr. Gede Sedana, M.Sc., M.M.A., didampingi oleh Ketua Pengurus Yayasan Dwijendra, Bapak Dr. I Nyoman Satia Negara, S.H., M.H., Ketua Pembina Yayasan Dwijendra, Bapak Made Bagus Arya Dicky Brahmantya, S.E., M.Comm., Para Wakil Rektor di Lingkungan Universitas Dwijendra, Dekan FKIP Universitas Dwijendra, Bapak Dr. I Wayan Aryawan, S.Si., M.Pd., Wakil Dekan serta Kaprodi di Lingkungan FKIP Universitas Dwijendra, Para Dekan di lingkungan Univeritas Dwijendra dan sivitas akademika FKIP Universitas Dwijendra. Dalam suasana akademik yang hangat dan penuh keterbukaan, Rektor Universitas Dwijendra menyampaikan komitmennya dalam mendukung penyelenggaraan asesmen sebagai bagian integral dari upaya peningkatan mutu dan pengembangan Prodi PPKn. Asesmen tidak hanya dipandang sebagai proses evaluasi terhadap dokumen akreditasi, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperoleh masukan, rekomendasi, dan perspektif akademik dalam memperkuat tata kelola serta kualitas layanan pendidikan di Prodi PPKn FKIP Universitas Dwijendra.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan konfirmasi data kuantitatif yang menjadi bagian penting dalam proses asesmen. Para asesor melakukan klarifikasi dan pendalaman terhadap data yang telah disampaikan dalam dokumen akreditasi. Proses konfirmasi mencakup berbagai aspek penyelenggaraan Program Studi PPKn, antara lain data mahasiswa dan lulusan, sumber daya manusia, proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, sarana dan prasarana, serta aspek tata kelola dan pengembangan program studi. Sesi ini berlangsung secara interaktif melalui proses klarifikasi, verifikasi, dan diskusi antara asesor dengan pihak fakultas maupun program studi. Berbagai data pendukung disampaikan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Agenda berikutnya dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama Tim Task Force Akreditasi Program Studi PPKn. Pada sesi ini, asesor melakukan pendalaman terhadap berbagai substansi yang tertuang dalam dokumen akreditasi serta implementasinya dalam penyelenggaraan program studi.

Rangkaian asesmen kemudian berlanjut pada sesi diskusi dengan alumni dan pengguna lulusan. Kehadiran alumni dan pengguna lulusan memberikan perspektif eksternal mengenai relevansi proses pendidikan yang diselenggarakan Program Studi PPKn dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat. Para alumni menyampaikan pengalaman selama mengikuti proses pendidikan serta kontribusi kompetensi yang diperoleh selama kuliah dalam kehidupan profesional. Sementara itu, pengguna lulusan memberikan informasi mengenai kinerja, kompetensi, dan kemampuan lulusan PPKn dalam menjalankan tugas di lingkungan kerja masing-masing.

Pada sesi berikutnya, asesor melakukan diskusi bersama mahasiswa Program Studi PPKn. Mahasiswa diberikan ruang untuk menyampaikan pengalaman mereka secara langsung terkait proses pembelajaran, interaksi akademik dengan dosen, layanan kemahasiswaan, fasilitas pembelajaran, serta berbagai kegiatan pengembangan kompetensi. Dialog bersama mahasiswa memberikan gambaran mengenai pengalaman nyata sivitas akademika dalam memperoleh layanan pendidikan di Program Studi PPKn. Masukan tersebut menjadi salah satu bahan penting dalam proses evaluasi terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan dan layanan akademik.

Hari pertama Asesmen Lapangan Program Studi PPKn FKIP Universitas Dwijendra menunjukkan bahwa proses akreditasi merupakan bagian dari perjalanan peningkatan mutu yang dilakukan secara berkelanjutan. Verifikasi data, diskusi dengan pengelola, serta dialog bersama alumni, pengguna lulusan, dan mahasiswa memberikan ruang untuk melihat penyelenggaraan program studi secara lebih utuh.